Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Blog EntryApr 26, '07 7:14 AM
for everyone

Kiriman : Caroline

 

HIDUP SEHAT ALAMI Dr. Tan Tjiauw Liat

 

Oleh: Emma Madjid (Majalah Nirmala, April-2007)

 

KITA boleh iri melihat sosok Dr Tan Tjiauw Liat. Bukan hanya fisiknya yang segar, sehat, dan lincah (tinggi 167 cm/berat 59 kg) tapi daya ingatnya juga luar biasa. Selama wawancara dua setengah jam, ia membuka lebih dari 10 buku, di antaranya How To Use Glutamine to Strengthen the Immune System, Improve Muscle Mass & Heal the Digestive Tract, The Anti-aging Zone, dan Water Cures: Drugs Kill untuk menunjukkan latar belakang pendapat EUR­nya.

 

Buku-buku tersebut hanya sebagian kecil dari koleksi buku yang berjajar rapi di dalam lemari bukunya.

 

Saya benar-benar kagum pada dokter berusia 76 tahun itu. la bukan hanya ingat warna cover buku, judul, atau tempat buku itu disimpan, melainkan hafal di luar kepala isi buku-buku itu. Mulai dari alinea, kalimat, yang sudah diberi dua garis dengan tinta merah, sampai kata per kata! Luar biasa....

 

Buku-buku, jurnal-jurnal kesehatan, news­letter, baginya merupakan harta yang tak ternilai. Ketika banjir melanda Jakarta tahun 2002, rumahnya di bilangan Pluit tak luput dari bencana. Anak-anaknya khusus menyewa truk dan jukung untuk mengevakuasinya, namun Dr Tan tetap bertahan hanya mengungsi ke rumah tetangganya. la enggan beranjak dari rumahnya. "Lantaran buku-buku saya masih di dalam," katanya. la hanya minta dibawakan sayuran mentah sebagai menu makannya.

 

Senjatanya: tomat dan mentimun

 

Pukul 15.00 saat mewawancarai Dr Tan di tempat praktiknya di Pluit, tampak beberapa pasien yang mengalami stroke mulai berdatangan. Beberapa pasien harus dipapah atau didorong di kursi roda, untuk sampai ke ruang praktik. Pria berkacamata yang sore itu mengenakan kemeja putih lengan pendek itu langsung berdiri dan membuka pintu kamar praktiknya. Dengan suara yang nyaring yang merupakan ciri khasnya, ia menyapa para pasien dan memperkenalkan mereka kepada saya.

 

"Ini pasien saya yang sudah berumur 100 tahun. Nah, bapak yang itu tadinya stroke berat, sekarang sudah bisa jalan. Pasien yang duduk di kursi roda itu otaknya sudah dibedah di rumah sakit. Waktu datang tidak berdaya sama sekali, tetapi setelah saya anjurkan makan tomat dan mentimun, kondisinya jauh lebih baik," ujarnya sambil menunjuk ke arah pasienEUR ­-pasien yang dimaksud. Mereka tampak ceria, dan mengatakan bahwa gairah hidupnya kembali setelah dirawat dengan penuh kasih sayang oleh Dr Tan.

 

Dulu 'kapal keruk'

 

Dokter Tan mengaku kesadaran akan pentingnya hidup sehat, tumbuh sejak lima tahun terakhir ini. "Sedari kecil saya doyan makan. Kalau sedang ada perayaan Cap Go Meh, Nenek menyediakan berbagai macam makanan enak. Tentu saja saya 'sikat' sampai perut saya keras kekenyangan," tuturnya.

 

Kebiasaan makan enak itu terus berlanjut sampai ia bersekolah di Jakarta. "Waktu itu saya indekos di Jalan Raden Saleh. Dalam waktu 3 bulan, berat badan saya bertambah 13 kg," katanya. Sampai ia berkeluarga, ia belum bisa mengerem kebiasaannya itu. "Saya sering makan di hotel berbintang lima yang memberi diskon 50% untuk paket makan sepuasnya (all you can eat) Saya pikir, kapan lagi bisa makan enak dengan harga murah? Di sana saya bisa ngopi dan makan sepuasnya," tutur Dr Tan mengenang kebiasaannya ketika ia berusia 60 tahun.

 

Bukan Dr Tan namanya jika berbicara tanpa data. Dari lacinya, ia mengeluarkan selembar foto diri saat bobotnya 80 kg. Penampilannya sama sekali berbeda dengan sosok yang berada di depan saya!

 

Namun setelah itu badannya mulai terasa tidak nyaman. Pada waktu berjalan, misalnya, dadanya terasa sesak. "Padahal saya rajin mengukur tekanan darah, dan hasilnya normal, 120/80," katanya.

 

Pada satu kesempatan berkunjung ke Australia menengok seorang anaknya yang bersekolah di sana, ia mendatangi seorang dokter. Dari pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter itu, diketahui tekanan darahnya melesat sampai 180. "Dokter menyuruh saya minum obat. Tetapi saya bilang, NO!. Saya katakan kepadanya, saya akan kembali tiga bulan lagi, dan saya pasti sudah sembuh," ujarnya.

 

Pulang dari dokter, ia langsung ngeloyor ke toko buku mencari buku kesehatan. "Saya tidak mau sakit, saya ingin panjang umur. Nah, sejak itu saya gandrung membaca buku-buku mengenai kesehatan," katanya.

 

Sekolah di Internet

 

Latar belakang pendidikannya sebagai dokter lulusan FKUI tahun 1958 dan spesialis radiologi sangat mendukung keinginannya untuk menemukan kunci hidup sehat. Penguasaannya terhadap bahasa Inggris, Belanda, dan Mandarin secara aktif memudahkannya membaca dan menyerap ilmu kesehatan dari berbagai sumber.

 

"Sampai sekarang saya masih belajar dan terus belajar. Sekolah saya Internet. Media cybernet atau penjelajahan situs-situs Internet yang dapat dipertanggungjawabkan, semakin memperluas wasasan saya," ujarnya sambil menyebut situs favoritnya: www.mercola.com.

 

Hampir setiap hari ia duduk di depan laptop-nya dari pukul 23.30 sampai pukul 05.00, mencari berita kesehatan yang aktual. Dengan demikian, ia tidak pernah ketinggalan informasi. Sebelum duduk di depan laptop, ia selalu melakukan meditasi terlebih dahulu dengan bantuan CD yang berisi suara gemercik air hujan. "CD tersebut dipakai untuk meningkatkan kemampuan fokus.

 

Sudah setahun lebih saya menggunakan CD untuk meditasi," ujarnya. Gadget IT milik orang kantoran masa kini adalah mainannya di usia kepala tujuh. Ia mahir mengoperasikan komputer dengan segala programnya, merekam dengan USB, sms dijawab melalui PDA-nya dengan kecepatan anak muda, mengirim faksimili pun dilakukannya sendiri.

 

Ada apa dengan tomat dan mentimun?

 

Hasil bacaan dan penelusuran di alam maya itulah yang menelurkan gaya hidup dan pola makan yang diterapkannya sekarang.

 

"Unsur genetika spesies manusia yang dibawa DNA-nya pada kenyataannya tidak pernah berubah sejak zaman purba hingga kini; bahkan di masa mendatang," katanya. Yang berbeda adalah yang ada di sekeliling kita, sebagai hasil dari kecerdasan manusia dan olah teknologi. Ini yang mempengaruhi cara hidup manusia dan cara mengelola hidup termasuk makanannya, serta bagaimana tubuh bereaksi terhadap apa yang dikonsumsi.

 

Gen (pembawa sifat keturunan yang terdapat pada inti sel) adalah rangkaian gugusan DNA yang tidak mungkin mengalami perubahan dalam waktu singkat. Perubahan pada struktur gen membutuhkan waktu ribuan tahun lamanya akibat paparan (ter-expose) oleh lingkungan yang juga telah berubah dalam kurun waktu sekian lama.

 

Banyak bukti antropologis (bukan hanya dari sisi medis) yang menjelaskan bahwa penyakit yang muncul saat ini adalah sebagai akibat pola makan, gaya hidup, dan paparan lingkungan. Yaitu karena manusia sudah jauh melenceng ke luar dari rel sebagaimana alam.

 

Hidup di zaman sekarang tidak bisa terlepas dari polusi, dan kepungan penyakit yang membuat kita mudah sakit. Bagaimana mengantisipasinya? "Pertama insulin harus dikontrol, dan yang kedua pola makan kita harus mengikuti pola makan manusia purba. Manusia purba tidak mengenal api, apalagi kompor dan microwave. Segala sesuatu dikonsumsi secara mentah (raw) dan segar (fresh). Dengan asupan serupa ini tidak heran tubuh akan jauh lebih tahan terhadap segala sesuatu," tuturnya.

 

Lalu, untuk apa ada restoran? "Restoran itu suatu kebudayaan (civilitation). Itu bukan untuk kesehatan kita. Jika untuk kesehatan, kita harus balik ke DNA kita. Kita hanya makan dedaunan atau sayuran mentah. Tidak ada cara lain. Kalau tidak demikian, pasien saya pasti gagal semua....," katanya dengan lantang.

 

Sayur mentah satu baskom

 

Dokter Tan, tidak hanya cuap-cuap memberi nasihat kepada pasien-pasiennya agar mengkonsumsi sayuran mentah untuk mengobati stroke yang mereka derita, tetapi dalam keseharian ia benar-benar mempraktikannya dengan disiplin. "Pukul 6 pagi saya makan buah. Buah yang ada dalam simpanan saya. Kalau ada apel ya itu saja yang dimakan, tapi bukan buah manis tinggi fruktosa seperti pepaya, pisang atau mangga ranum," katanya.

 

Menurutnya, dari tengah malam sampai jam 12.00 terjadi siklus pembuangan, sebaiknya perut tidak diisi dengan makanan berat. "Siang hari saya makan sayur mentah. Banyaknya satu baskom (mangkuk besar) yang ditambah jahe, kunyit, masing-masing ukuran satu jari, dan satu siung bawang putih. Semua bahan itu dimasukkan ke dalam juice-extractor- bukan blender atau juicer biasa. juice extractor ini mempunyai putaran mesin hanya 30 rpm sehingga tidak menimbulkan panas di atas 30 derajat Celsius, dan ekstraksi mineral terjamin sempurna. Selain itu saya juga makan satu kuning telur mentah organik yang jelas bebas bakteri," katanya. Siang itu sayur yang memenuhi baskomnya terdiri dari brokoli, selada, paprika kuning, tomat, dan mentimun yang dipotong-potong. la adalah pelaku raw-food yang setia dan mengerti betul dasar latar belakang mengapa makanan yang disantap harus raw alias mentah. Bahan makanan dari tanaman yang memungkinkan dimakan mentah dan enzim (katepsin) yang terkandung dalam sayuran mentah itulah yang menghancurkan diri sendiri (self destruct) agar komponennya dapat diserap pencernaan kita sebagai sumber gizi. Sedangkan sayuran lain yang biasanya perlu dimasak (misalkan kangkung, bayam, kailan, caisim, diambil ekstraknya melalui juice extractor.

 

Makan sayur mentah saja, apakah tidak lapar? "Tentu saja tidak, karena komposisi sayuran  saya bermacam-macam, kondisi ini menjamin" plant-based food" tetap prima sebagai sumber kalori dan energi. Masih ditambah bawang bombai, aneka sprouts (sejenis taoge). Kalau masih lapar saya menggado tomat dan mentimun," katanya.

 

Masih makan kedondong

 

Dengan berbagai pengetahuan yang dimilikinya kini Dr Tan sangat hati-hati mengkonsumsi makanan maupun minuman. la tidak lagi minum kopi kendati dulu disukainya. "Kalau orang setua saya minum kopi sekali, berarti terbentuk kortisol dalam waktu 24 jam. Kortisol akan bertumpuk jika kita terus mengkonsumsi kopi. Jika sudah demikian, segala macam penyakit akan datang.

 

Misalnya, kita jadi pikun," katanya.

 

Air putih adalah minuman terbaik, karena dapat menggelontor lemak-lemak tubuh. Seberapa banyak kita minum air putih per hari? "Ukurannya yaitu sampai urine kita tidak berwarna. Urine yang sehat adalah yang bening seperti air ledeng, tidak boleh berwarna," katanya.

 

la juga mengingatkan bahwa kita harus waspada terhadap bahaya gula. "Batasi makanan yang mengandung gula seperti beras, terigu, kentang, umbi-umbian, serta wortel (yang dimasak sebagai sup atau dijus). Wortel yang dijus akan menjadi air gula. Artinya kalau kita minum jus wortel sama dengan kita minum air gula. Segala buah yang manis juga mengandung gula. Pemanis dalam bentuk artifisial, seperti aspartam, sakarin, lebih berbahaya daripada gula," katanya.

 

Jika demikian, buah apa yang baik? Ditanya demikian ia tersenyum. "Buah yang baik adalah alpukat dan kedondong. Gigi saya sudah habis. Agar saya bisa makan sayur mentah, kedondong, mangga muda, dan pepaya muda, semua gigi sudah diganti dengan teknologi implant. Bukan karena keropos, tapi kebanyakan karena kecelakaan di masa lalu, zaman masih menunggang scooter.

 

Oh ya, mangga muda, pepaya muda (bukan yang sudah ranum dengan tinggi kadar fruktosanya) baik dimakan," sambungnya.

 

Menularkan pola hidup sehat

 

Dengan mengubah pola makannya, Dr Tan merasa badannya nyaman dan lebih energik. Bobot tubuhnya pun proporsional dengan tingginya. la berhasil menurunkan berat badannya 21 kg dari berat semula 80 kg. Bukan hanya itu, daya ingatnya pun semakin tajam. "Waktu kuliah dulu, kalau ada teman yang menyebut suatu masalah, saya langsung ingat masalah itu dibahas di buku apa, halaman berapa. Nah, di usia saya sekarang ini, daya ingat saya kembali seperti itu.

 

Temuan-temuan ini ditularkan kepada pasien-pasiennya.

 

"Mereka saya anjurkan makan tomat dan mentimun. Saya perhatikan, hanya dalam waktu tiga hari atau seminggu, kondisi kesehatan mereka mengalami kemajuan. Mengapa? Karena sayuran mentah adalah makanan yang sesuai dengan DNA kita," katanya.

 

Kepada pasien-pasiennya, Dr Tan tidak pernah memberi obat-obatan kimia. Bilamana perlu ia hanya memberikan satu suntikan untuk memperlebar pembuluh darah. "Pembuluh darah pasien stroke sering bermasalah," demikian alasannya. Di samping itu, ia juga mengaplikasikan teknik meridian melalui titik-titik akupuntur. Ilmu tersebut dipelajarinya antara lain dari sebuah buku keluaran Bayer dan banyak buku asli tentang meridian dan akupuntur dari bahasa dan sumber aslinya yaitu bahasa Mandarin. Bahasa itu justru baru dikenalnya sebagai orang Tionghoa ketika Jepang masuk dan bahasa Belanda dilarang.

 

Tidak merepotkan orang lain

 

Sekarang ini Dr Tan masih sering ke hotel bintang lima untuk makan, tapi ia lebih cerdik. "Saya pilih light lunch, ya murah, ya sehat. Saya bisa makan salad sesuka saya," katanya.

 

la sangat yakin, apabila setiap orang mau menjaga diri dan merawat diri, ia akan mendapatkan kesehatan yang prima, yang memperpanjang usia hidup aktif. "Dampaknya tentu sangat positif, yang jelas kita tidak merepotkan diri sendiri di usia lanjut dan tidak tergantung pada pasangan, anak-anak, atau orang-orang di sekitar kita. Saya mempunyai tujuan mempertahankan hidup yang berkualitas demi kemanusiaan dengan mempraktikkan kejujuran serta kebenaran untuk tujuan tersebut," tuturnya.

 

"Sekarang saya punya konklusi yang jelas sekali, yaitu dengan mengikuti DNA - hanya makan sayur, selanjutnya dikombinasi dengan quantum touch pasti akan sehat seumur hidup."

 

Bagaimana dengan bermacam-macam diet yang digembar-gemborkan sekarang ini?

 

"Omong kosong! Ndak bisa itu! Pokoknya paling baik hanya mengkonsumsi sayuran mentah. Yang lain dilupain aja, deh," ujarnya. Ekstrim? Tentu begitu kesan pertamanya. Tapi bagaimanapun, komitmen dan disiplinnya untuk sehat sangat mengagumkan. (N)


43 CommentsChronological   Reverse   Threaded
olivepopeye wrote on Apr 26, '07
thanks for the article. i know his daughter, dr. tan shot yen. like father like daughter.
enlightenment wrote on Apr 27, '07
Hi Olive,
Ortuku tertarik banget sama Dr. Tan Tjiauw Liat, dan pengen belajar dan bertemu dengan beliau. Kalo ada no contact nya, kasih tau yah...Ini emailku: catilano@bluebottle.com

Thanks ya!
olivepopeye wrote on Apr 27, '07
aku cuma tau anaknya doang, dia kakak kelasku di sma (tp angkatannya jauh banget sih bedanya). approachnya sama spt ayahnya, ga pake obat, atur dari makanan. ini kontaknya dr. tan shot yen
Dr.Tan Wellbeing Clinic
Bumi Serpong Damai
Sektor I.4 Blok G4/7-8
Serpong 15310,Banten, INDONESIA
tel ++62-21-5380506
fax ++62-21-5380413
enlightenment wrote on Apr 28, '07
Olive, thanks infonya, yah.
Bisa nih nanti ditanyakan di alamat anaknya :)
enlightenment wrote on Apr 28, '07, edited on Apr 28, '07
Telah ditemukan alamatnya:
Dr.Tan Tjiauw Liat
Pluit Putri Dalam No.8
Jakarta Utara
Contact via Susan: 0816 113 6721
olivepopeye wrote on Apr 28, '07
ntar cerita2 ya orgnya kayak gimana.. :D
enlightenment wrote on Apr 29, '07
:D rencananya sih ortu yg mo kesana. nti diwawancara deh...
ellaene wrote on Jul 28, '08
TFS...saya mulai "ngeh" dengan cara hidup sehat ini sejak sering baca rubriknya dr Tan Shot Yen di Nyata...sharing lagi dong, hasil ketemuannya gimana... ^_^
enlightenment wrote on Jul 28, '08
Iya, saya sekarang jadi sering baca yang di Nyata. Kenceng yah, kalo kasih nasihat ^_^. Emang harus disiplin kalo mo sehat yah...

Hasil ketemuan nya nol..bis udah nelpon dokternya ga ada melulu. Batal jadinya.
phantarei wrote on Sep 15, '08
hai hai.. saya by accident nih masuk ke blog ini. Thanks banget untuk kutipan artikel tentang Dr. Tan Tjiauw Liat.. Saya kenal dengan anaknya, dr. Tan Shot Yen, she's also a great daughter like her father. O iya, dr. Tan Shot Yen juga jadi penulis di majalah Prevention Indonesia. Tulisannya sangat lugas, tegas, tapi mengena. Kita memang butuh orang2 seperti ini ya... supaya bisa lebih sehat.
enlightenment wrote on Sep 15, '08
Iya, bener.
Negativitas tuh menyebarnya lebih cepat daripada positivitas...makanya harus tegas, yah... ^_^
thertiana wrote on Dec 1, '08
Makasih banyak nih, nyari2 alamat Dr. Tan Shot Yen selain dapet alamat nih dokter malah dapet alamat ayahnya juga. Saya juga jadi tau kalo mereka berdua sering nulis artikel ttg kesehatan yang ditekankan pada pola makan dan pola hidup. Yuuukk...kita hidup lebih sehat dengan niru mereka berdua...
enlightenment wrote on Dec 2, '08
Sama-sama ^_^
luvannbas wrote on Mar 27, '09
Hi... thanks for the note ya ...
kebetulan lagi cari alamat dr Tan Shot Yen buat suami yang overweight ;-)
salam kenal ya.....
enlightenment wrote on Mar 31, '09
Sama-sama ^_^
Comment deleted at the request of the author.
qie62 wrote on May 27, '09
kebetulan lg cari tau dr.tan Shot yen....malah dapet alamatnya...tengkiu yah...
ayohidupsehat wrote on May 27, '09
Selamat Sehat di Healthy Life inc.
Di Era yang menuntut aktivitas super aktif ini kita harus memperhatikan dan menjaga daya tahan tubuh dan kestabilan stamina. Healthy Life inc. menyediakan beragam suplemen dan vitamin penunjang kesehatan tubuh yang lebih alami dan aman untuk di konsumsi dengan legaliltas dari Departemen Kesehatan. Mulai saat ini, Ayo hidup sehat !

Welcome to Healthy Life inc. We serve all about Healthy Products for Better Life. Herbal, Organic, Liquid, and other for daily consumption.

For further information and order
Please Call +62813 2847 7878 | +62274 942 7878
Email :supportsehat@gmail.com
revoluzioner@yahoo.com (YM)
enlightenment wrote on May 28, '09
Thank u info nya ^_^
lilyiswandy wrote on Aug 15, '09
thanks alot for this article..
I'm a big fan of dr.Tan. Skrg mulai belajar dan mempraktekkannya.
enlightenment wrote on Aug 18, '09
Selamat yah..
henryremanlay wrote on Sep 17, '09
alamat praktek dr Tan Shot Yen sudah pindah di : CBD-BSD City Blok G 22
telp: 021-5316-4347
enlightenment wrote on Sep 19, '09
Terima kasih infonya yah...
fairychally wrote on Sep 28, '09
Sistem imunlah yang mempertahankan seluruh sistem dalam tubuh dari serangan musuh. Seandainya daya tahan tubuh kita lemah, penyakit yang tidak ada obatnya akan menyerang kita. Apakah anda sudah terlindungi? Transfer Factor BISA melindungi anda.
www.thetransferfactorindonesia.com
enlightenment wrote on Oct 4, '09
Thank u infonya ^_^
sikqirani wrote on Nov 4, '09
artikelnya bagus...trims
enlightenment wrote on Nov 4, '09
enjoy! ^_^
pennygata wrote on Jan 2, '10
ternyata yg namanya makan raw food ini koq ya susah bngt..
dulu pernah nyoba jd veggie, tapi ndak makan yg raw jugak, masih dimasak..
akhir2 ini nyoba yg raw.. tapi ndak bertahan lama...
kayaknya hrs bener2 dgn niat utk sehat dan produktif, spy gak kendor semangat.
thx ya..
numpang lewat, numpang komen, salam kenal dan terimakasih.!
kayaknya kita sama2 di bali deh.. hehehhe
enlightenment wrote on Jan 2, '10
nyobain nya pelan-pelan ga sekaligus.
saya pernah baca buku resep raw food, dianjurkan untuk mulai 1x saja dulu dalam seminggu, terus ditambah lagi ditambah lagi..yang pasti niat nya dulu yang harus kuat hehehe...
pennygata wrote on Jan 3, '10
nyobain nya pelan-pelan ga sekaligus.
saya pernah baca buku resep raw food, dianjurkan untuk mulai 1x saja dulu dalam seminggu, terus ditambah lagi ditambah lagi..yang pasti niat nya dulu yang harus kuat hehehe...
iyah kayaknya bgtu,,
kalo pelan2 juga bikin badan kita terbiasa ndak kaget..
enlightenment wrote on Jan 3, '10
saya pernah nyoba 1minggu sarapan nya rawfood...trus tepar qqq
udah deh...stop sampe pada tahap menjadi vegan yang baik dan benar aja dulu deh ^_^
pennygata wrote on Jan 3, '10
saya pernah nyoba 1minggu sarapan nya rawfood...trus tepar qqq
udah deh...stop sampe pada tahap menjadi vegan yang baik dan benar aja dulu deh ^_^
heheheheh hari ini pertama, jd siang ini makan sayur mentah
tapi masih ditambah telur rebus...
ntar malem rencananya makan buah..
tauk nih tahan sampe berapa hari.. mudah2an berhasil hehehehehehhe
enlightenment wrote on Jan 4, '10
kalo ikut system, harusnya berhasil sih...nah kalo saya kan segala sayur buah dicampur..kali kurang gizinya qqq...sukses yah....
shaphira wrote on Mar 11, '10
minta ijin di link ya.. thx
enlightenment wrote on Mar 12, '10
yup silakan
solusikeringat wrote on Apr 15, '10
haloo sis... thx buat infonya salam kenal yaaa... skalian numpang promo kalo ada temen2 yang bermasalah dengan KERINGAT BERLEBIH langsung meluncur ke TKP yaaa... thx
solusikeringat wrote on Apr 15, '10
haloo sis... thx buat infonya salam kenal yaaa... skalian numpang promo kalo ada temen2 yang bermasalah dengan KERINGAT BERLEBIH langsung meluncur ke TKP yaaa... thx
enlightenment wrote on Apr 19, '10
thank u infonya ^_^
buerna wrote on Apr 27, '10
maaf numpang gabung... mau cari info tentang detox jus buah.. katanya setiap gol.darah , buah yang dipakai untuk detox nya berbeda...mohon info...
drtan2010 wrote on Sep 13, '10
Silahkan ikuti talkshow terbaru Dr. Tan Shot Yen, M.Hum (Saya Pilih Sehat dan Sembuh) bahkan kali ini dengan suaminya,seorang pakar kinesiologi dan BrainGym instructor & Consultant- Henry Remanlay (Meningkatkan Konsentrasi dan Fokus Anak) tgl 30 SEPTEMBER 2010 Kamis, jam 10-13.00 di CNI Creative Centre Puri Indah, hbungi SUCI (021-959.89.395)
enlightenment wrote on Sep 14, '10
Terima kasih info nya ^_^
Add a Comment