
| Category: | Movies |
| Genre: | Action & Adventure |
Yang paling … paling … paling … keren dari film The Promise ini adalah gambar dan karakter para pemainnya. Dewi yang muncul dari dalam laut dengan baju dan rambut yang menari-nari diudara, seragam prajurit yang metal (merah total, bok!), gileee dah kelihatan banget kalo film ini muahallll bikinnya. Pakaian para pemain, detilnya bagus dan model-modelnya aneh tapi menarik. Efek visualnya, ada sih yang terasa banget ga masuk akal, tapi selebihnya boleh lah… Yah…namanya juga ada fantasi-fantasinya, ya gitu deh…
Film ini beda banget dengan film-film Mandarin yang beredar… Semisal di film lain ada duel/perang-perangnya, disini juga ada sih, tapi beda aja, lain deh pokoknya. Yang lain nya…efek visual nya keren, kisah cinta sih…bumbu yah… Tapi film ini termasuk memberi porsi lebih di adegan percintaannya (Hollywood banget, gitu loh… :p). Khan ga biasanya tuh film Mandarin explore di bagian ini. Biasanya khan lebih ke aksi duel/perangnya…ya khan?
Karakter-karakter nya kira-kira seperti ini:
Putri Qingcheng (Cecilia Cheung) adalah seorang yang sangat cantik dan dipuja semua pria. Namun, dibalik itu, ia ditakdirkan tak pernah bisa menemukan cinta sejati, dan setiap pria yang dicintainya akan meninggal.
Jenderal Guangming (Hiroyuki Sanada), dulu-dulunya sih ga terlalu fokus pingin dapetin Putri Qingcheng, tapi berhubung Kunlun sudah setengah memberi jalan pembuka yang memudahkan Sang Jenderal untuk mendapatkan cinta Sang Putri, jadilah kisah cinta ini berlanjut. Sapa sih yang mau nolak, kalau tiba-tiba dapat durian runtuh, Sang Putri lari kepelukan Sang Jendral…ogah nolak dong…
Kunlun (Jang Dong-Gun), digambarkan sebagai seorang budak yang memiliki keahlian berlari yang kencengnya lebih dari mana-mana deh, sangking kencengnya, sampai melampaui waktu. Gara-gara mendapat perintah dari Jenderal Guangming untuk menyelamatkan Raja, ia pun bertemu dengan Putri Qingcheng, dan diam-diam, jatuh cinta juga dengan Sang Putri. Meskipun begitu, dia setia koq dengan tugasnya sebagai budak.
Wuhuan (Nicholas Tse), digambarkan sebagai semacam yah…kayak-kayaknya sih Patih kali ya… Bis ga jelas gitu sih… Dia punya tentara sendiri dan mau menyerang Raja untuk mendapatkan Putri Qingcheng. Setelah Raja terbunuh, dia punya wewenang untuk ikut-ikutan menyidangkan Jenderal Guangming. Aneh kan… Trus gayanya euy… Lihat sendiri deh…
Ceritanya:
Putri Qingcheng yang ditawan Raja, diselamatkan oleh Kunlun (yang berpakaian ala Jenderal Guangming) dari ancaman Raja dan Wuhuan.
Dalam pelariannya, Putri dan Kunlun terkejar oleh pasukan Wuhuan. Untuk menyelamatkan nyama Sang Putri, Kunlun terjun ke dalam jurang. Putri Qingcheng ditawan Wuhuan.
Jenderal Guangming membebaskan Putri Qingcheng dengan bantuan Kunlun.
Kemudian digambarkan kehidupan Jenderal Guangming dan Putri Qingcheng yang saling jatuh cinta dan mereka tinggal di sebuah rumah di tengah padang yang luas.
Sementara itu, Kunlun berusaha mencari tahu jati diri nya yang sesungguhnya. Dilain pihak, ia tetap setia pada Jenderal Guangming.
Suatu hari, datanglah wakil kepala pasukan metal (bis ga jelas apa nama pasukannya :p), yang memberitahukan bahwa Kerajaan membutuhkan keahliannya sebagai Jenderal Besar yang tersohor. Jenderal Guangming dalam dilema, dia tidak ingin meninggalkan Sang Putri, tapi harus bertugas untuk Kerajaan. Akhirnya Jenderal mau juga berangkat, didampingi Putri dan Kunlun.
Ternyata, undangan tersebut adalah jebakan dari Wuhuan. Akhirnya, Jenderal, Putri dan Kunlun berhasil ditangkap dan diajukan ke persidangan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka membunuh Raja.
Dalam penyanderaan (masing-masing diikat di kursi, dan di pohon), Wuhuan mengunjungi mereka dan saling berdebat. Debat berakhir dengan kematian Wuhuan dan Jenderal. Kunlun selamat dalam perkelahian itu…
===
Director: Chen Kaige
Producer: Chen Kaige, Chen Hong
Writer: Chen Kaige, Zhang Tan
Action: Dion Lam Dik-On, Stephen Tung Wai
Cast: Jang Dong-Gun, Hiroyuki Sanada, Cecilia Cheung Pak-Chi, Nicholas Tse Ting-Fung, Liu Ye, Chen Hong
Awards: 25th Hong Kong Film Awards
• Nomination - Best Cinematography (Peter Pau)
• Nomination - Best Art Direction (Timmy Yip)
• Nomination - Best Best Costume Design and Make-Up (Timmy Yip, Kimiya Masago)
• Nomination - Best Sound Design (Wang Danrong, Roger Savage)
• Nomination - Best Visual Effects (Frankie Chung Chi-Hung, Don Ma Wing-On, Cecil Cheng Man-Ching, Tam Kai-Kwun)
63rd Golden Globe Awards
• Nomination - Best Foreign Language Film
